METRO — Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung, Agustia Rinaldi, membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musyda) IPM Kota Metro ke-XIII. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa forum ini bukanlah sekadar agenda seremonial pergantian kepemimpinan yang berlangsung dua tahunan.
Agustia menyebut Musyda adalah forum permusyawaratan tertinggi di tingkat daerah yang menjadi ruang evaluasi terhadap perjalanan organisasi selama satu periode. Ia meminta seluruh peserta membahas hambatan dan persoalan organisasi secara terbuka dan konstruktif.
Target yang Ditegaskan Ketua PW IPM Lampung
Ia mendorong agar forum ini melahirkan gagasan serta arah kebijakan yang strategis bagi kemajuan IPM Kota Metro. Menurutnya, gerakan IPM dalam dua tahun ke depan tidak boleh hanya berorientasi pada kegiatan seremonial belaka.
"Gerakan kita harus mampu memberikan dampak nyata terhadap persoalan sosial yang ada di sekitar kita," ujarnya dalam pembukaan Musyda, baru-baru ini.
Isu yang Harus Direspons IPM ke Depan
Agustia menekankan pentingnya IPM merespons berbagai persoalan sosial dan perkembangan zaman. Beberapa isu yang ia sorot mencakup perkembangan teknologi, kesehatan mental, serta berbagai persoalan yang dihadapi pelajar dan masyarakat.
Ia berharap semangat gerakan yang transformatif, progresif, inklusif, dan santun dapat menjadi landasan bagi kader IPM dalam menyusun program kerja. Setiap program yang dirumuskan harus mampu memberikan dampak nyata bagi pelajar dan masyarakat, khususnya di Kota Metro dan Provinsi Lampung.
Momentum Menggerakkan Era Baru
Selaras dengan tema Musyda, "Menggerakkan Era Baru IPM Kota Metro", Agustia berharap forum tersebut menjadi momentum untuk merumuskan gagasan dan arah kebijakan baru. Hal ini dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan pelajar serta membawa IPM Kota Metro semakin berdampak.
"Selamat bermusyawarah. Semoga lahir gagasan-gagasan dan arah kebijakan terbaik untuk IPM Kota Metro," pungkasnya.
Musyda IPM Kota Metro ke-XIII dihadiri oleh peserta dari unsur pimpinan daerah, utusan cabang, dan ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah se-Kota Metro. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 15-16 Agustus 2026.