BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan pengawasan obat dan makanan di wilayahnya sebagai fondasi pembangunan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, jaminan keamanan pangan menjadi prasyarat utama agar masyarakat Lampung tumbuh sehat dan produktif.
“Pengawasan obat dan makanan merupakan bagian penting dari pembangunan kualitas sumber daya manusia. Kita ingin masyarakat Lampung sehat, anak-anak tumbuh dengan baik, dan mendapatkan pangan yang aman,” ujar Rahmat di Bandarlampung, Rabu.
Sinergi dengan BBPOM Menjadi Kunci
Rahmat menekankan, upaya ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa peran aktif BBPOM. Pemerintah daerah meminta lembaga tersebut memperkuat kolaborasi dengan Pemprov Lampung dalam mendukung Asta Cita, khususnya pada peningkatan kualitas SDM dan kesehatan masyarakat.
“Oleh karena itu, sinergi dengan BBPOM harus terus diperkuat untuk memastikan semua aman,” katanya.
Prioritas Keamanan Pangan di Sekolah
Salah satu fokus utama pengawasan adalah lingkungan sekolah. Gubernur meminta pendampingan dan pengawasan keamanan pangan diperketat, terutama dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak-anak.
“Kita harus melakukan pengawasan bersama-sama, terutama di lingkungan sekolah. Anak-anak harus mendapatkan pangan yang aman dan bergizi,” ucapnya.
Pendampingan UMKM dan Perluasan Pasar
Pemerintah daerah juga mendorong BBPOM untuk memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Langkah ini bertujuan membantu mereka memenuhi standar keamanan, mutu, dan perizinan produk.
“Melalui langkah tersebut diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperluas akses pasar,” tambahnya.
Sinergi tersebut juga diarahkan untuk mendukung penguatan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Koperasi ini dinilai sebagai wadah utama pemasaran sekaligus mitra bisnis bagi UMKM agar bisa naik kelas.
Integrasi Layanan ke Aplikasi Lampung-In
Untuk mempercepat akses publik, Gubernur mengusulkan integrasi layanan BBPOM, khususnya informasi dan pengaduan, ke dalam aplikasi Lampung-In. Integrasi ini diharapkan memudahkan masyarakat mengakses layanan secara cepat dan terpadu.