Pencarian

Pemprov Lampung Gandeng Pinsar Peternak Nasional Perkuat Ekosistem Telur, Target Serap Produksi untuk Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 • 22:17:32 WIB
Pemprov Lampung Gandeng Pinsar Peternak Nasional Perkuat Ekosistem Telur, Target Serap Produksi untuk Program MBG
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau ekosistem peternakan telur untuk memperkuat produksi dan distribusi di Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga memastikan tata kelola usaha peternakan yang lebih baik. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyebut penguatan ekosistem ini harus menyeluruh, mencakup aspek produksi, distribusi, hingga akses pasar, Selasa (15/4).

"Penguatan ekosistem peternakan telur secara menyeluruh sangatlah penting, seperti dimulai dari aspek produksi, distribusi, hingga perluasan akses pasar," ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung.

Stabilkan Harga Pakan dan Telur di Tingkat Peternak

Salah satu faktor strategis yang menjadi perhatian adalah menjaga stabilitas harga pakan dan harga telur di tingkat peternak. Kondisi ini dinilai krusial untuk menjaga produktivitas dan memberikan kepastian bagi keberlangsungan usaha.

Gubernur menekankan bahwa kondisi tersebut menjadi faktor strategis dalam menjaga produktivitas, kepastian usaha, serta daya saing peternak telur di Lampung. Dengan tata kelola yang baik, diharapkan usaha peternakan tidak mudah terguncang oleh fluktuasi pasar.

Hilirisasi Tepung Telur dan Peluang Usaha Baru

Pemprov Lampung juga membidik peluang hilirisasi produk untuk meningkatkan nilai tambah. Pengembangan industri pengolahan tepung telur dinilai cukup berpotensi membuka peluang usaha baru serta memperkuat daya saing komoditas peternakan daerah.

"Dalam pengembangan sektor peternakan telur, peluang hilirisasi produk, khususnya melalui industri pengolahan tepung telur, juga menjadi bagian yang penting," kata Rahmat Mirzani Djausal.

Optimalisasi Penyerapan Produksi untuk Program MBG

Perhatian khusus juga diarahkan pada optimalisasi penyerapan produksi telur dari peternak lokal. Salah satu sasarannya adalah melibatkan UMKM peternak dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini diharapkan mampu memperbesar peran peternak lokal dalam penyediaan kebutuhan telur untuk program pemerintah tersebut. Selain itu, peningkatan konsumsi telur sebagai sumber protein hewani juga terus didorong untuk memperluas penyerapan produksi.

"Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing peternak, memperluas peluang usaha, serta mendukung ketahanan pangan di Provinsi Lampung," tambahnya.

Sebagai gambaran, populasi ayam petelur di Provinsi Lampung yang dikembangkan mencapai 14.850.524 ekor. Nilai ekonomi dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp1 triliun, menjadikannya salah satu penopang ekonomi daerah yang signifikan.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks