WAY KANAN — Hamparan pasir putih seluas lapangan sepak bola kini muncul di tengah aliran Sungai Way Kanan, tepatnya di Kampung Kartajaya, Dusun IV. Debit air yang surut drastis saat musim kemarau membuat dasar sungai yang berpasir halus itu tampak seperti pantai alami, lengkap dengan suasana teduh di sepanjang tepiannya.
Setiap sore, puluhan warga terlihat memadati lokasi tersebut. Anak-anak bermain air dan mandi di sungai yang dangkal, sementara orang dewasa memilih duduk bersantai di atas pasir sambil menikmati angin sore. Suasana ramai itu berlangsung hingga menjelang magrib.
Alternatif Wisata Gratis di Tengah Keterbatasan Fasilitas
Hery Efendi, warga setempat, mengatakan kemunculan hamparan pasir ini sudah menjadi pemandangan rutin setiap kali kemarau panjang melanda. Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi berkah tersendiri bagi warga yang ingin berekreasi tanpa mengeluarkan biaya.
"Air sungainya surut, pasirnya muncul lebar seperti pantai. Sore hari ramai warga datang untuk bermain air atau sekadar duduk santai bersama keluarga," katanya, Minggu (2/8/2026).
Camat Negara Batin, Edi Saputra, membenarkan bahwa fenomena ini hampir selalu terjadi saat musim kemarau. Ia menambahkan, lokasi ini menjadi primadona baru karena Kecamatan Negara Batin belum memiliki objek wisata yang dikelola secara khusus.
"Ini menjadi hiburan gratis bagi masyarakat. Yang datang bukan hanya dari Kampung Kartajaya, tetapi juga warga Kampung Negara Batin dan Sri Menanti," kata Edi.
Potensi Wisata Alam yang Perlu Dikelola Sederhana
Salah seorang pengunjung, Tama, mengaku sengaja datang karena penasaran dengan pantai musiman yang muncul di tengah sungai. Menurutnya, hamparan pasir putih tersebut menghadirkan suasana berbeda yang jarang ditemukan di daerah lain.
"Bagus, pasirnya putih seperti di pantai. Tempatnya juga sejuk, jadi enak buat santai sore," ujarnya.
Meski baru berstatus wisata dadakan, Tama menilai kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam. Ia berharap pengelolaan dilakukan secara sederhana tanpa menghilangkan keasrian lingkungan sekitar.
Imbauan Keselamatan dan Kebersihan dari Pemerintah Kecamatan
Di balik ramainya pengunjung, Edi Saputra mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama bagi anak-anak yang bermain air. Pihak kecamatan bersama aparat kampung juga gencar mengimbau pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.
"Kami ingin kawasan ini tetap bersih dan alami agar bisa dinikmati dalam jangka panjang," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rencana resmi dari pemerintah kabupaten untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai objek wisata berbayar. Warga berharap fenomena alam ini tetap lestari dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Way Kanan.