LAMPUNG — Memasuki usia kehamilan 25 minggu, perut ibu sudah sebesar bola sepak dan tekanan pada organ sekitar mulai terasa nyata. Artikel ini merangkum perubahan yang wajar terjadi, keluhan yang sering muncul, plus tips praktis meredakan maag, gatal, dan sulit tidur di trimester ketiga awal.
Rahim di usia 25 minggu sudah setara ukuran bola sepak. Pembesaran itu memberi tekanan pada kandung kemih dan usus, sehingga ibu lebih sering merasa ingin buang air kecil dan tidak nyaman setelah makan.
Setiap ibu mengalami pengalaman berbeda, tergantung bentuk tubuh, kenaikan berat badan, jumlah cairan amnion, dan ukuran bayi. Keluhan yang muncul pun tidak selalu sama urutannya.
Hormon progesteron membuat otot yang menutup lambung dan esofagus lebih lunak. Akibatnya asam lambung mudah naik, terutama saat perut sudah penuh atau ibu berbaring setelah makan.
Rasa asam di mulut, sensasi terbakar di dada, tenggorokan perih, sampai suara serak saat bangun pagi bisa jadi tandanya. Beberapa kebiasaan berikut biasanya membantu meredakan:
Kalau cara-cara itu belum cukup, tanyakan ke dokter soal obat pengikat asam lambung yang aman selama kehamilan. Jangan memilih sendiri tanpa konsultasi.
Kulit yang meregang karena perut dan payudara membesar memicu rasa gatal. Kondisi ini normal dan tidak berbahaya, meski cukup mengganggu kenyamanan.
Mandi oatmeal, mengoleskan losion pelembap, dan memakai pakaian longgar berbahan lembut bisa mengurangi keluhan. Tapi waspadai gatal yang sangat hebat atau disertai ruam baru.
Gatal intens di akhir kehamilan perlu diperiksa dokter atau bidan. Sebab, ada kondisi serius bernama kolestasis kehamilan yang gejalanya berupa gatal hebat dan butuh penanganan medis.
Insomnia di fase ini umum terjadi. Manfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin, dan coba relaksasi otot progresif atau latihan pernapasan untuk menenangkan pikiran yang cemas.
Sistem kardiovaskular bekerja lebih keras selama kehamilan. Volume darah naik hingga 50 persen dan jantung memompa lebih cepat, sehingga ibu bisa pusing saat berdiri mendadak.
Untuk mencegahnya, cukupi makan dan minum, hindari berbaring telentang, berdiri perlahan, jangan kepanasan, dan tidak memaksakan diri saat berolahraga.
Tekanan rahim pada saluran cerna membuat perut mudah kembung. Kurangi makanan pemicu gas seperti produk susu, brokoli, kubis, kacang-kacangan, dan gorengan berlemak.
Makan pelan-pelan dan dalam porsi kecil membantu sistem pencernaan bekerja lebih ringan di usia kehamilan ini.
Segera hubungi dokter atau bidan bila gatal disertai ruam baru, nyeri perut hebat, pusing yang tidak hilang, atau muntah terus-menerus. Perubahan gerakan bayi juga perlu dilaporkan.
Pemeriksaan rutin tetap jadi cara terbaik memastikan kehamilan berjalan normal di usia 25 minggu.
Perut yang makin besar, maag, gatal, dan sulit tidur adalah bagian dari adaptasi tubuh menjelang trimester ketiga. Dengan porsi makan kecil, pelembap, dan istirahat cukup, fase ini bisa dijalani lebih nyaman.