BANDAR LAMPUNG — Nina, pemilik brand Milea Cutting, menyampaikan komitmen tersebut saat membuka sambutannya di hadapan awak media dan perwakilan JNE. Ia mengawali dengan filosofi yang menjadi landasan bisnisnya selama ini.
"Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya," ucap Nina.
Filosofi itu, menurut Nina, bukan sekadar kalimat pembuka. Ia menjadikannya alasan utama mengapa bisnis yang dijalankannya lebih dari sekadar mengejar laba.
Nina menilai ekonomi daerah saat ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan gotong royong dan simbiosis mutualisme antara berbagai pihak agar roda ekonomi terus bergerak.
Ia menyebut tiga pihak yang harus saling menguatkan: pemilik brand, awak media, dan penyedia jasa ekspedisi. Ketiganya punya peran berbeda tapi saling membutuhkan.
"Gimana caranya kita membangun hubungan bisnis yang sangat erat, hangat, simbiosis mutualisme. Gimana caranya kita menghidupkan lagi ekonomi terutama Lampung. Karena dengan adanya teman-teman media, segala sesuatu berita itu akan cepat sampai," ujarnya.
Bagi Nina, media bukan sekadar peliput. Ia menilai pemberitaan yang cepat sampai ke masyarakat membuat produk UMKM Lampung lebih mudah dikenal dan dijangkau calon pembeli.
Peran itu berpasangan dengan jasa ekspedisi yang menangani pengiriman. Nina mengaku menggandeng JNE untuk memastikan setiap produk sampai ke tangan konsumen tanpa kendala berarti.
Kolaborasi semacam ini, katanya, yang membuat pelaku UMKM tidak berjalan sendiri saat memperluas pasar.
Sebagai pelaku UMKM, Nina menyatakan pihaknya akan terus berupaya memberikan yang terbaik dari sisi produk, pelayanan, dan fasilitas. Tujuannya agar produk UMKM Lampung tidak hanya dikenal di daerah.
Ia ingin produk tersebut bisa bersaing dan dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Ambisi itu ia sampaikan terbuka di depan awak media yang hadir.
"Kami selaku brand owner akan mengusahakan fasilitas jasa dan penjualan yang terbaik dari produk UMKM untuk seluruh masyarakat Indonesia. Kami bekerjasama dengan teman-teman dari jasa ekspedisi JNE, gimana caranya tidak ada hard complain dalam menangani setiap perjuangan brand owner," tutupnya.
Acara media gathering ini menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, media, dan mitra logistik di Bandar Lampung. Nina berharap hubungan yang terbangun tidak berhenti di satu pertemuan, tetapi berlanjut menjadi kerja sama yang menggerakkan ekonomi daerah.