BANDAR LAMPUNG — Wakil Kepala SMKN 2 Bandar Lampung, Arlik Cahyawati, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia dan UTHM karena telah memilih sekolahnya sebagai mitra kegiatan pengabdian masyarakat internasional. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk memperoleh wawasan langsung dari akademisi dalam dan luar negeri.
Ia berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari maupun saat praktik kerja di dunia industri.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FTIK Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Sc. Dedi Darwis, S.Kom., M.Kom. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi internasional antara Universitas Teknokrat Indonesia dan UTHM Malaysia.
Menurutnya, kerja sama ini memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan vokasi.
Setelah pembukaan, pengarahan disampaikan oleh Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Ir. Lilik Ariyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Program Studi S1 Teknik Sipil untuk menghadirkan ilmu keteknikan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Rangkaian acara kemudian diisi pemaparan materi oleh dua narasumber dari kedua perguruan tinggi. Narasumber pertama, Ts. Dr. Sabariah Binti Musa dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, membawakan materi berjudul Groundwater Resources Management.
Materi tersebut membahas pengelolaan sumber daya air tanah — isu yang relevan bagi wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung yang terus berkembang. Sementara itu, isu K3L menjadi topik kedua yang disorot dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini menempatkan SMKN 2 Bandar Lampung sebagai mitra sekolah vokasi dalam program pengabdian masyarakat berskala internasional. Siswa dan guru yang mengikuti sesi daring mendapat paparan langsung dari akademisi Universitas Teknokrat Indonesia dan UTHM Malaysia.
Universitas Teknokrat Indonesia menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari kiprahnya sebagai kampus berdampak di tingkat ASEAN. Kolaborasi dengan UTHM Malaysia dinilai memperkuat jejaring pendidikan vokasi Indonesia dengan institusi luar negeri.
Bagi SMKN 2 Bandar Lampung, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan sekolah dalam program internasional. Materi yang disampaikan diharapkan dapat memperkaya pemahaman siswa sebelum mereka terjun ke dunia industri.