BANDAR LAMPUNG — Pelatihan yang berlangsung Rabu sampai Jumat itu merupakan tindak lanjut instruksi Dewan Pimpinan Pusat melalui Tim Task Force. Setiap DPC mengirim satu perwakilan yang disiapkan menjalankan fungsi PIC di tingkat kabupaten/kota.
Nazaruddin membuka sekaligus menutup pelatihan, didampingi Sekretaris DPD Ade Sanjaya, Bendahara Iman Agus Kartawinata, serta jajaran Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Agung Prihantoro. Pendampingan teknis diberikan langsung oleh utusan DPP, Budi dan Mario.
Selama tiga hari, peserta dibekali materi tugas dan tanggung jawab PIC. Cakupannya meliputi penginputan, pemutakhiran, serta pengelolaan data keanggotaan melalui aplikasi SIAP HANURA.
Utusan DPP memastikan peserta memahami mekanisme kerja dan penggunaan aplikasi sesuai ketentuan partai. Forum itu juga menjadi ajang penyamaan persepsi antara DPP, DPD, dan DPC.
Keseragaman pola kerja dinilai krusial untuk menekan kesalahan administrasi sekaligus menjaga konsistensi data di seluruh tingkatan.
Nazaruddin menyebut PIC berperan strategis dalam memastikan tertib administrasi dan pengelolaan data keanggotaan di tingkat cabang. Ia meminta peserta segera menerapkan hasil pelatihan di DPC masing-masing dan memperkuat koordinasi dengan DPD.
"Bawa pulang, terapkan, dan terus koordinasi dengan DPD. Kita ingin Hanura di 15 kabupaten/kota semakin kuat, kompak, dan bekerja dengan baik," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara pengurus cabang dan provinsi.
"Jangan berhenti belajar dan jangan ragu berkoordinasi bila ada kendala. Kalau DPD dan DPC solid, insyaallah organisasi semakin kuat," kata dia.
Setelah pelatihan, PIC diharapkan menjadi penghubung efektif antara DPC dan DPD. Peran itu terutama dibutuhkan dalam pemutakhiran data yang tertib dan responsif terhadap kendala lapangan.
Nazaruddin meminta peserta menjaga semangat dan menjalankan amanah dengan disiplin serta tanggung jawab.
"Setelah kembali ke daerah, jaga semangat ini. Jalankan amanah dengan disiplin dan tanggung jawab. Hasil pelatihan harus memberi manfaat nyata bagi organisasi," tuturnya.
Dengan tuntasnya pelatihan, DPD Hanura Lampung menargetkan 15 PIC DPC mampu bekerja lebih terarah. Langkah ini menjadi bagian konsolidasi berkelanjutan untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih tertib, terukur, dan solid dari provinsi hingga kabupaten/kota.