BANDARLAMPUNG — Di usianya yang ke-84 tahun, Suari masih tegar duduk di antara belasan veteran lainnya. Ia menjadi salah satu penerima tali asih dalam kegiatan yang digelar YBM PLN UPT TKR Lampung bersama LKS Apik Mandiri di Bandar Lampung, Selasa (18/8/2026). Para penerima berasal dari sejumlah wilayah di kota tersebut, mulai dari Langkapura, Kedaton, Kemiling, hingga Segala Mider.
Mereka yang hadir bukan sekadar nama di daftar penerima. Ramono (71) yang menjabat Ketua, Ali Anwar (74) sebagai Sekretaris, dan Perintis (72) yang mengemban amanah Bendahara, turut hadir dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan para veteran tak pernah pudar meski usia mereka kian senja.
Sekretaris YBM PLN UPT TKR, Firman Adi Susanto, M.Pd., menyampaikan bahwa penyaluran tali asih ini merupakan wujud nyata kepedulian institusinya terhadap para pahlawan bangsa. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah para veteran.
"Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada para pahlawan, khususnya para veteran yang telah berjuang dan memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara. Semoga tali asih ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk perhatian kepada para veteran di momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Firman.
Kepala Operasional LKS Apik Mandiri, Yeni Harnita, S.Sos., mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan para veteran bukanlah hal baru bagi lembaganya. Sejak tahun 2020, LKS Apik Mandiri secara konsisten mendampingi para veteran di berbagai wilayah di Provinsi Lampung.
"Kami dari LKS Apik Mandiri sejak tahun 2020 sudah mendampingi para veteran se-Provinsi Lampung. Bagi kami, kegiatan seperti ini bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga tentang memberikan perhatian, penghormatan, dan apresiasi kepada para veteran atas jasa mereka kepada bangsa dan negara," kata Yeni.
Para penerima tali asih tersebar di sejumlah kelurahan di Bandar Lampung. Selain Suari (84) dari Kedaton Urip, ada pula Rukiman (82) dan Nurbain (82) yang beralamat di Gang Pensiun, Segala Mider. Dari wilayah Langkapura, tali asih diberikan kepada Ramono (71) dan Sofyan (79) yang tinggal di Gang Darussalam.
Kemiling menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, di antaranya A. Ganti Supri (77) dan Mustofa (74) dari Palang Besi, serta Jarab Tasti (78) yang beralamat di Jalan Cik Ditiro bawah flyover Kemiling. Sementara dari Kedaton, ada Ali Anwar (74), Bujang Sulain (82), Khosori (80), dan A. Lani (78) yang berdomisili di Jalan Pangeran Mangkubumi. Amirudin (74) dari belakang Polsek Kedaton dan Maharun (72) dari Bypass melengkapi daftar penerima.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa merayakan kemerdekaan bukan sekadar upacara dan seremonial belaka. Kolaborasi YBM PLN UPT TKR Lampung dan LKS Apik Mandiri menghadirkan makna yang lebih dalam: menghargai mereka yang berdiri di balik kemerdekaan Indonesia. Di tengah keterbatasan fisik yang dialami para veteran, kehadiran dan perhatian dari berbagai pihak diharapkan mampu menguatkan rasa bahwa perjuangan mereka tetap dikenang dan dihormati hingga kini.