LAMPUNG — Keputusan ini diambil STY—sapaan akrab Shin Tae-yong—saat Persija tengah mempersiapkan diri menghadapi musim 2026/2027 di Chiang Mai, Thailand. Enam pemain yang dimaksud adalah Rizky Ridho, Shayne Pattynama, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan. Mereka baru bergabung dengan skuad Macan Kemayoran setelah memperkuat Garuda di turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut.
Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke babak semifinal Piala AFF 2026 menjadi awal keterlambatan mereka. Skuad asuhan John Herdman harus puas berhenti di fase grup setelah kalah bersaing dengan Vietnam dan Singapura. Alhasil, para pemain Persija pun baru bisa merapat ke lokasi pemusatan latihan setelah rekan setimnya lebih dulu berlatih.
STY tidak ingin langsung menyatukan mereka dengan skuad utama yang sudah lebih dulu menjalani sesi latihan. Ia menilai beban turnamen yang dijalani para pemainnya cukup berat, sehingga pemulihan kondisi menjadi prioritas utama sebelum masuk ke latihan tim secara penuh.
"Kami akan memasukkan mereka (para pemain Timnas Indonesia yang baru gabung tim) ke dalam program latihan tersendiri," kata Shin Tae-yong dalam rilis yang diterima Suara.com.
"Mereka cukup kelelahan, baik fisik maupun mental, setelah mengikuti turnamen tersebut (Piala AFF 2026). Meskipun mereka sudah mendapatkan waktu istirahat, kami tetap ingin meningkatkan kekuatan dasar dan kebugaran mereka terlebih dahulu sebelum mereka bergabung dalam sesi latihan tim," jelasnya.
Pemusatan latihan di Thailand bukan sekadar agenda fisik. Persija dijadwalkan menghadapi dua klub lokal dalam laga uji coba untuk mengukur kesiapan tim. Pertama, mereka akan berhadapan dengan Police Tero pada 19 Agustus 2026. Tiga hari berselang, giliran Chiangrai United yang menjadi lawan uji coba pada 22 Agustus 2026.
Dua laga tersebut akan menjadi tolok ukur awal sejauh mana kesiapan Persija, termasuk apakah para pemain yang baru pulih dari kelelahan bisa langsung berkontribusi. Keputusan akhir tetap berada di tangan STY yang akan menilai perkembangan kondisi fisik anak asuhnya selama TC berlangsung.
Dengan program khusus ini, Persija berharap seluruh pemainnya bisa tampil dalam kondisi prima saat kompetisi Liga 1 musim 2026/2027 bergulir. Status Persija sebagai salah satu kontestan papan atas membuat persiapan matang menjadi harga mati, terutama dengan tambahan bekal pengalaman internasional dari pemain timnas.