LAMPUNG — Xiaomi kembali menekan pasar Indonesia dengan strategi harga agresif di semua segmen. Tiga merek—Xiaomi utama, Redmi, dan POCO—memberi konsumen banyak pilihan, dari kebutuhan komunikasi harian hingga kamera kelas profesional. Update harga Agustus 2026 ini penting dicermati karena beberapa varian baru menunjukkan pergeseran posisi harga yang signifikan di tiap kelasnya.
Daftar harga ini bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan promo dan ketersediaan stok distributor. Selalu cek kanal penjualan resmi seperti Xiaomi Store atau toko online rekanan sebelum bertransaksi.
Prioritas utamamu performa mentah dengan budget terbatas? Lini POCO masih jadi andalan. Di kelas entry-level, POCO C81 Pro dibanderol mulai Rp 1.749.000 untuk varian 4GB/64GB, sementara POCO C85 dengan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB naik ke harga Rp 2.349.000.
Memasuki kelas menengah, POCO M7 Pro 5G (8GB/256GB) dijual Rp 3.399.000, menawarkan akses jaringan 5G dengan harga relatif terjangkau. Namun, bintang utamanya ada di lini X dan F series:
Menariknya, POCO F7 Ultra varian 12GB/256GB dibanderol sama dengan X8 Pro varian 12GB/512GB, yakni Rp 6.999.000. Ini jadi pertimbangan menarik: pilih chipset kelas flagship atau ruang penyimpanan lebih lega?
Redmi masih menjadi lini dengan varian terbanyak. Untuk budget di bawah Rp 2,5 juta, Redmi A7 Pro (4GB/64GB) dibanderol Rp 1.999.000, bersaing ketat dengan Redmi 15C yang menawarkan RAM 6GB di harga Rp 2.349.000.
Seri Redmi Note 15 kembali menjadi tulang punggung penjualan. Varian 5G-nya mulai dari Rp 3.499.000 (6GB/128GB) hingga Rp 4.799.000 untuk konfigurasi tertinggi 12GB/512GB. Jika kamu butuh kemampuan kamera lebih baik, Redmi Note 15 Pro+ 5G (12GB/512GB) dipatok di harga Rp 7.199.000.
Selisih harga antara Redmi Note 15 Pro 5G dan Pro+ 5G hanya sekitar Rp 1,3 juta untuk varian 12GB/512GB. Kenaikan harga ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas sensor kamera utama dan teknologi pengisian daya.
Di puncak piramida, Xiaomi memasang harga cukup berani. Xiaomi 15T (12GB/256GB) dijual Rp 7.499.000, sementara Xiaomi 17T Pro (12GB/512GB) mencapai Rp 12.999.000. Seri T ini biasanya jadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin merasakan performa flagship tanpa membayar fitur kamera paling mutakhir.
Untuk yang menginginkan yang terbaik, Xiaomi 17 Ultra (16GB/1TB) dibanderol Rp 22.999.000. Namun yang paling menyita perhatian adalah Leica Leitzphone powered by Xiaomi (16GB/1TB) dengan harga Rp 29.999.000. Edisi khusus ini jelas bukan untuk semua orang, melainkan untuk penggemar fotografi yang menginginkan pengalaman merek legendaris Jerman tersebut dalam perangkat keras Xiaomi.
Xiaomi juga merombak lini tabletnya. Untuk konsumen awam, POCO Pad C1 (4GB/64GB) jadi pintu masuk termurah di angka Rp 2.349.000. Sementara Redmi Pad 2 menawarkan banyak pilihan konektivitas, dengan varian WiFi murni mulai Rp 2.649.000 dan varian 4G di Rp 2.899.000.
Di kelas menengah, Redmi Pad 2 Pro (8GB/256GB) dijual Rp 4.999.000, bersaing langsung dengan Xiaomi Pad 7 (8GB/256GB) yang dibanderol Rp 5.499.000. Untuk kebutuhan multitasking berat, Xiaomi Pad 8 Pro dengan RAM 12GB dan penyimpanan 512GB dipatok di harga Rp 11.999.000.
Dengan rentang harga yang sangat lebar, Xiaomi jelas menerapkan strategi "satu harga untuk satu kebutuhan". Pelajar atau pekerja yang butuh ponsel sekadar untuk media sosial dan chatting cukup melihat lini Redmi A atau POCO C. Pengguna yang sering bermain game berat sebaiknya mengarah ke POCO F series. Sementara kreator konten dan fotografer yang menginginkan hasil terbaik bisa langsung melirik Xiaomi 17 Ultra atau Leica Leitzphone.
Terlepas dari pilihanmu, pastikan untuk membeli unit bergaransi resmi. Selisih harga beberapa ratus ribu rupiah di toko non-resmi tidak sebanding dengan risiko kerusakan yang tidak ditanggung layanan purna jual.