BANDAR LAMPUNG — Tiga kabupaten/kota di Provinsi Lampung kebagian suntikan dana segar untuk membenahi infrastruktur dasar. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mengucurkan pembiayaan total Rp 364,15 miliar yang menyasar perbaikan jalan, revitalisasi trotoar dan drainase, hingga pembangunan jembatan.
Kabupaten Lampung Timur menjadi penerima manfaat terbesar dengan alokasi Rp 200 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk penanganan lima ruas jalan strategis: Sribawono–Tanjung Aji, Pekalongan–KBH XII, Bumi Jawa–Tanjung Kesuma, Tanjung Kesuma–Taman Endah, serta Braja Sakti–Sriminosari.
Kota Bandar Lampung memperoleh Rp 99,15 miliar untuk peningkatan enam ruas jalan, revitalisasi trotoar di tiga ruas, serta perbaikan trotoar dan drainase pada satu ruas jalan lainnya. Sementara Kabupaten Tanggamus mendapat Rp 65 miliar yang digunakan untuk meningkatkan lima ruas jalan, memelihara delapan ruas, dan membangun dua jembatan.
Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa menegaskan pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar soal konektivitas. Ia menyebut kualitas jalan menjadi pengungkit produktivitas dan aktivitas ekonomi daerah.
"Pembangunan infrastruktur yang berkualitas menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui pembiayaan kepada Kabupaten Tanggamus, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Lampung Timur, PT SMI mendukung percepatan penyediaan infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat distribusi barang dan jasa serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Faaris.
Kaitan antara infrastruktur dan ekonomi memang erat di dua kabupaten tersebut. Di Tanggamus, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang 37,46% terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) pada 2025. Kontribusi sektor serupa di Lampung Timur mencapai 31,81%.
Artinya, perbaikan jalan dan jembatan berdampak langsung pada efisiensi biaya logistik. Hasil produksi pertanian dari sentra produksi bisa bergerak lebih cepat menuju pusat perdagangan tanpa tersendat infrastruktur buruk.
Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi menyambut baik pembiayaan tersebut. Ia menilai dukungan PT SMI akan mempercepat peningkatan infrastruktur dasar yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak warganya.
"Peningkatan jalan dan pembangunan jembatan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat Tanggamus. Dukungan PT SMI akan membantu kami memperkuat konektivitas antarwilayah sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi hasil produksi dapat berjalan lebih lancar serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tuturnya.
Berbeda dengan dua kabupaten lain, Bandar Lampung punya struktur ekonomi lebih terdiversifikasi. Industri pengolahan menjadi kontributor terbesar dengan 19,85%, disusul transportasi dan pergudangan 18,42%, serta perdagangan besar dan eceran 14,64%.
Kondisi itu membuat infrastruktur perkotaan yang efisien semakin mendesak. Perbaikan jalan, trotoar, dan drainase tidak hanya menopang mobilitas warga, tetapi juga aktivitas perdagangan dan distribusi barang di pusat ekonomi Lampung.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan pembiayaan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur perkotaan.
"Kami terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan kota. Dukungan pembiayaan dari PT SMI menjadi kolaborasi yang sangat berarti untuk mempercepat realisasi program pembangunan prioritas sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat melalui mobilitas yang lebih lancar, lingkungan yang lebih nyaman, dan pelayanan publik yang semakin baik," kata Eva Dwiana.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan fokus pembiayaan diarahkan pada ruas-ruas jalan yang berperan strategis bagi konektivitas wilayah. Perbaikan infrastruktur diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus membuka akses masyarakat ke pusat kegiatan ekonomi.
"Perbaikan ruas-ruas jalan strategis akan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya. Kami mengapresiasi sinergi bersama PT SMI dalam mempercepat pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Timur," pungkasnya.