Mahasiswa Kebidanan Universitas Malahayati Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Edukasi ASI Eksklusif di Posyandu Kenanga Margodadi

Penulis: Qodri Anwar  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:17:31 WIB
Mahasiswa kebidanan Universitas Malahayati memeriksa kesehatan ibu hamil dan balita di Posyandu Kenanga, Margodadi, Kamis (tanggal).

METRO — Mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Universitas Malahayati (Unmal) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar ibu hamil, ibu dengan balita, hingga lansia di Posyandu Kenanga, Kelurahan Margodadi. Selain pemeriksaan fisik, mereka juga memberikan penyuluhan tentang pemberian ASI eksklusif dan pencegahan stunting yang dinilai krusial bagi tumbuh kembang anak.

Riska Damayanti, mahasiswa Unmal yang terlibat dalam kegiatan ini, menekankan bahwa pemenuhan gizi saja tidak cukup untuk mencegah stunting. Ia menyebut pola hidup sehat, sanitasi yang baik, dan akses layanan kesehatan juga menjadi faktor penentu yang harus diperhatikan orang tua.

“Selain pemenuhan kebutuhan gizi, pencegahan stunting juga perlu didukung penerapan pola hidup sehat, sanitasi yang baik, akses pelayanan kesehatan, serta dukungan bagi ibu hamil dan menyusui,” kata Riska saat dikonfirmasi di Lampung Selatan, Kamis.

Pemeriksaan Kesehatan untuk Semua Usia

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang datang sejak pagi. Mereka tidak hanya datang dari kalangan ibu muda, tetapi juga lansia yang ingin memantau kondisi kesehatannya secara berkala.

Salah seorang peserta lansia, Marni, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan gratis ini. Ia bisa mengetahui kondisi tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Saya merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini. Saya bisa mengetahui kondisi kesehatan saya, seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat,” ujarnya.

Edukasi ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting

Setelah sesi pemeriksaan, para mahasiswa memberikan materi edukasi secara khusus kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita. Materi difokuskan pada manfaat ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi sebagai fondasi utama pertumbuhan.

Vani, salah seorang peserta, menilai penyuluhan tersebut menambah wawasannya sebagai ibu muda. Ia mengaku kini lebih memahami cara menjaga kesehatan anak dan menerapkan pola hidup sehat di rumah.

“Menurut saya, edukasi tentang ASI eksklusif dan pencegahan stunting ini sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan kami sebagai ibu tentang cara menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak,” kata Vani.

Apresiasi Lurah Margodadi untuk Kegiatan Sosial Kampus

Lurah Margodadi, Erwan, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang dinilainya memberikan dampak nyata bagi warganya. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menyentuh aspek layanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan literasi warga mengenai kesehatan ibu dan anak.

“Kegiatan ini sangat baik karena masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memperoleh edukasi tentang kesehatan ibu dan anak. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Erwan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKL-PPM Kelompok 97 Universitas Malahayati yang berorientasi pada peningkatan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan. Diharapkan, ilmu yang dibagikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top