LAMPUNG TIMUR — Petani di Desa Bumi Harjo tidak lagi bergantung sepenuhnya pada mesin diesel untuk mengairi sawah. PT PLN (Persero) UP3 Metro merampungkan pembangunan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang empat kilometer beserta tiga gardu distribusi untuk menghidupkan sistem irigasi pertanian setempat.
Infrastruktur kelistrikan ini menjadi bagian dari program bertajuk Listrik Masuk Sawah yang dihadirkan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tiga kelompok tani yang langsung memanfaatkan akses listrik itu adalah Gapoktan Sri Rejeki 2, Gapoktan Maju Jaya, dan Gapoktan Mawar.
Manager PLN UP3 Metro Anas Febrian mengatakan penyediaan listrik bagi sektor pertanian merupakan komitmen perseroan mendorong pemanfaatan energi untuk kegiatan produktif masyarakat. Menurutnya, listrik tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi penggerak sektor produktif.
"PLN tidak hanya menghadirkan listrik untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendorong pemanfaatannya pada sektor produktif, salah satunya pertanian," kata Anas Febrian di Lampung Selatan, Selasa.
Dengan pasokan listrik yang stabil, petani dapat mengoperasikan pompa air secara lebih efisien dibandingkan penggunaan bahan bakar minyak. Biaya operasional yang lebih rendah ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan hasil panen.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyambut baik realisasi program ini. Ia menilai ketersediaan listrik menjadi solusi nyata untuk menjaga keberlanjutan aktivitas pertanian masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pengairan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN karena jaringan listrik kini telah menjangkau kawasan persawahan. Ini sangat membantu petani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan irigasi," ujar Ela.
Pihaknya berharap pemanfaatan listrik tersebut mampu meningkatkan indeks pertanaman dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Dengan irigasi yang terjaga, lahan sawah diharapkan bisa ditanami lebih sering sepanjang tahun.
Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI Hermansyah menilai dukungan infrastruktur kelistrikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Ketersediaan listrik di kawasan persawahan disebutnya mampu mendukung pengoperasian sistem irigasi secara maksimal.
"Ketersediaan listrik di kawasan persawahan dapat mendukung pengoperasian sistem irigasi dan meningkatkan indeks pertanaman," kata Hermansyah.
PLN UP3 Metro menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain untuk memperluas manfaat listrik di sektor pertanian. Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi BUMN dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyediaan infrastruktur energi bagi masyarakat.