BANDAR LAMPUNG — Wahrul Fauzi Silalahi, S.H resmi memimpin Karang Taruna Provinsi Lampung untuk masa bakti 2026–2031. Pria yang akrab disapa WFS ini dipilih secara aklamasi dalam Temu Karya Karang Taruna yang digelar di Bandar Lampung, disaksikan langsung oleh seluruh Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
Kesepakatan bulat itu lahir dari semangat kebersamaan, bukan sekadar formalitas organisasi. Para ketua kabupaten/kota menilai WFS mampu membawa organisasi kepemudaan ini lebih kokoh, mandiri, dan bermanfaat hingga ke desa dan dusun.
Dalam sambutan pertamanya, WFS mengaku tidak pernah membayangkan akan menduduki posisi tersebut. Ia menyebut amanah ini lahir dari keyakinan bersama seluruh elemen pemuda Lampung.
“Terima kasih saya ucapkan atas segala doa dan dukungan dari para Ketua Kabupaten/Kota, para mantan pemimpin, para senior dan seluruh kawan-kawan aktivis. Amanah ini tidak pernah terpikirkan oleh saya, namun karena kebersamaan dan keyakinan kita bersama, maka saya siap mengembannya,” ujar WFS di hadapan para peserta Temu Karya.
WFS menegaskan arah pergerakan organisasi ke depan tidak akan berpusat di kota. Ia ingin Karang Taruna kembali ke akarnya, tumbuh dan bergerak dari tingkat RT, dusun, hingga kampung.
“Kita sadari bersama, Karang Taruna tumbuh secara organik di setiap RT, Dusun, Kampung. Maka tidak ada jalan lain, mari kita turun ke bawah. Kita sentuh mereka, kita dengar aspirasi mereka, kita berjuang bersama kawan-kawan kita di desa-desa,” tegasnya.
Tak menunggu lama, WFS menyiapkan agenda silaturahmi ke seluruh wilayah Lampung. Rencananya, ia akan berkeliling menyambangi Karang Taruna kabupaten/kota satu per satu setelah pelantikan.
Rute perdana yang disiapkan mencakup Lampung Barat, Mesuji, Way Kanan, Tanggamus, Pringsewu, Kota Metro, hingga Lampung Selatan. Kunjungan ini bertujuan menyatukan langkah dan menyusun program kerja yang benar-benar menyentuh masyarakat, bukan sekadar seremonial.
Ketua terpilih menegaskan bahwa kemajuan organisasi tidak bisa dijalankan sendirian. Dibutuhkan kerja kolektif seluruh jajaran pengurus di semua tingkatan untuk mengembalikan kejayaan Karang Taruna di Lampung.
“Mari kita bangun bersama, kita perkuat bersama dan kita kembalikan kejayaan Karang Taruna di Provinsi Lampung ini. Dengan niat yang sama, semangat yang sama, jiwa yang sama, Insya Allah Karang Taruna Lampung akan semakin baik dan semakin hebat,” tandasnya.