Rio Ngumoha Jadi Ancaman Lengkap Liverpool, Van Dijk Terkesan

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:35:32 WIB
Winger Liverpool Rio Ngumoha menguasai bola saat laga melawan Villarreal di Anfield.

LAMPUNG — Liverpool menang 4-3 atas Villarreal di Liga Champions, dan penampilan Rio Ngumoha jadi sorotan utama. Winger 18 tahun itu disebut Virgil van Dijk sebagai ancaman lengkap yang menyulitkan lini belakang lawan sepanjang laga.

Kemenangan dramatis Liverpool atas Villarreal di Anfield tidak lepas dari performa Rio Ngumoha. Pemain muda itu tampil sebagai starter kelima kalinya di bawah asuhan Andoni Iraola, dan ia membuktikan diri mampu beradaptasi di sisi kanan serangan.

Pertandingan berjalan tidak mulus bagi tuan rumah. Liverpool sempat tertinggal 0-2 sebelum akhirnya bangkit dan menutup laga dengan skor 4-3.

Van Dijk Sebut Ngumoha Ancaman yang Merepotkan Bek Villarreal

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, memberi penilaian tinggi atas kontribusi Ngumoha. Menurutnya, pemain berusia 18 tahun itu terus memberi tekanan dan membuat bek Villarreal kesulitan sepanjang pertandingan.

"Dia cukup elektrik di beberapa momen dan dia menunjukkannya lagi. Dia adalah ancaman lengkap terus-menerus dan bek mereka mengalami waktu yang sulit," kata Van Dijk.

Van Dijk juga menyoroti peran sejumlah pemain senior dalam perkembangan Ngumoha. Kerja sama dengan Mohamed Salah musim lalu disebutnya sebagai bekal berharga bagi sang teenager.

"Saya akan bilang Cody (Gakpo) pasti bagian dari itu. Semua orang ikut membantu, tapi baginya bisa bekerja dengan Mo tahun lalu jelas sangat besar. Mo adalah salah satu winger terbaik di klub ini dan mengalami segalanya, jadi kenapa tidak menyerap semua informasi itu," ujarnya.

Iraola Puas dengan Attitude dan Perkembangan Ngumoha

Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menilai Ngumoha menunjukkan sikap yang tepat dalam latihan maupun pertandingan. Ia menyebut sang pemain terus berusaha memperbaiki aspek yang dianggap perlu ditingkatkan.

"Saya senang dengan sikapnya karena dia bersemangat memperbaiki hal-hal yang kami pikir perlu dia tingkatkan. Dia sudah banyak bermain di kanan belakangan ini. Dia merasa sangat nyaman sekarang sampai-sampai dia menambahkan beberapa tembakan dengan kaki kiri," kata Iraola.

Menurut Iraola, Ngumoha belum mencetak gol dalam laga ini, tetapi prosesnya menuju ke sana sudah terlihat. Tambahan kemampuan seperti tembakan kaki kiri dinilai akan menempatkannya di posisi yang lebih baik.

Kombinasi Tekanan Tinggi dan Karakter Bangkit Liverpool

Di balik sorotan pada Ngumoha, Liverpool juga menunjukkan karakter comeback yang kuat. Van Dijk mengakui awal pertandingan berjalan buruk, termasuk kesalahan yang ia lakukan sendiri.

"Awal yang buruk. Saya pikir istilahnya adalah bertarung di tanjakan dan sebagai bek cukup sulit untuk bangkit dari itu. Saya mencoba tapi itu hari yang buruk bagi saya secara pribadi, tapi kami melakukannya bersama dengan 11 pemain. Kami membalikkan keadaan dan itu hal utama," kata Van Dijk.

Gaya pressing tinggi yang diterapkan Iraola disebut Van Dijk sejalan dengan identitas Liverpool. Meski menuntut fisik, ia menegaskan skuad harus menjalankannya jika ingin menang dengan cara khas Liverpool.

Liverpool selanjutnya bersiap menghadapi Brighton, tim yang disebut Van Dijk sebagai lawan tangguh. Dengan performa Ngumoha yang terus berkembang, Iraola punya opsi tambahan di lini serang untuk menghadapi jadwal padat.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top